7 Panduan Lengkap Sholat Tarawih 2026: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

7 Panduan Lengkap Sholat Tarawih 2026: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Bulan Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, tapi juga tentang menghidupkan malam-malamnya dengan ibadah terbaik. Salah satu yang paling dinanti adalah Sholat Tarawih.

Banyak dari kita yang sering bertanya, lebih baik 8 rakaat atau 20 rakaat? Apa saja doa yang mustajab? Artikel ini akan mengupas tuntas semuanya agar ibadah lo makin mantap dan berbobot.

Keutamaan Sholat Tarawih: Penghapus Dosa Masa Lalu

Sebelum masuk ke teknis, lo harus tahu kenapa kita bela-belain berdiri lama di malam hari. Rasullulah SAW bersabda:

“Barangsiapa melakukan shalat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Secara spiritual, Tarawih adalah momen recharge energi positif setelah seharian beraktivitas. Secara medis, gerakan sholat yang konsisten setelah berbuka puasa membantu metabolisme tubuh berjalan lebih lancar.


Syarat dan Niat Sholat Tarawih (Focus Keyword)

Niat adalah pondasi. Lo bisa melafalkannya dalam hati atau lisan. Berikut pembagian niatnya:

1. Niat Sholat Tarawih Sebagai Makmum

Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’ala. (Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala).

2. Niat Sholat Tarawih Sendiri (Munfarid)

Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala. (Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala).


Tata Cara Sholat Tarawih yang Benar

Pada dasarnya, tata cara Sholat Tarawih sama dengan sholat fardu atau sunnah lainnya. Yang membedakan adalah jumlah rakaat dan penutupnya dengan Sholat Witir.

  1. Niat di dalam hati.

  2. Takbiratul Ihram.

  3. Membaca Al-Fatihah dan surat pendek.

  4. Ruku’, I’tidal, Sujud, hingga duduk di antara dua sujud.

  5. Salam setiap dua rakaat.

  6. Istirahat sejenak (Inilah asal kata ‘Tarawih’ yang berarti santai atau istirahat).

Perbedaan 8 Rakaat dan 20 Rakaat

Ini adalah masalah furu’iyah (cabang) yang nggak perlu didebatkan.

  • 8 Rakaat: Sering dipraktikkan berdasarkan hadits riwayat Aisyah RA.

  • 20 Rakaat: Merupakan tradisi yang dikuatkan pada zaman Khalifah Umar bin Khattab untuk memaksimalkan ibadah. Keduanya sah, yang penting ikhlas dan tumaninah (tidak terburu-buru).


Pentingnya Tumaninah dalam Beribadah

Banyak fenomena “Tarawih Kilat” yang viral di media sosial. Hati-hati, Bos. Sholat yang terlalu cepat hingga menghilangkan rukun tumaninah bisa membuat sholat tersebut tidak sah.

Ingat firman Allah dalam QS. Al-Muzzammil ayat 4:

وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

Artinya: “Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan.”

Membaca surat dalam sholat dengan tartil akan memberikan ketenangan batin yang jauh lebih dalam daripada sekadar mengejar target jumlah rakaat.


Tips Khusyuk Sholat Tarawih di Masjid atau Rumah

Agar Sholat Tarawih lo nggak cuma dapet capeknya doang, coba tips ini:

  • Jangan Makan Berlebihan: Berbuka secukupnya agar tidak mengantuk saat berdiri lama.

  • Pahami Bacaan: Minimal tahu arti surat-surat pendek yang dibaca imam.

  • Gunakan Pakaian Nyaman: Pastikan bersih dan wangi (untuk laki-laki) agar jamaah lain tidak terganggu.


Strategi Maksimalkan Ibadah di Entupi.id

Buat lo yang pengen memperdalam ilmu agama selama Ramadhan, cek juga artikel kami tentang Tips Puasa Sehat. Jangan lupa selalu merujuk pada sumber sahih seperti Kemenag RI untuk jadwal imsakiyah terbaru.

3 Comments

Silakan Berkomentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *